Bekali Keterampilan Pasca Bebas, Lapas Tobelo Gencarkan Pembinaan Kemandirian Sektor Pertanian

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Bekali Keterampilan Pasca Bebas, Lapas Tobelo Gencarkan Pembinaan Kemandirian Sektor Pertanian

Rabu, 18 Februari 2026

Aceh Publish | TOBELO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo terus berkomitmen memberikan bekal produktif bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Rabu (18/02/2026), sebanyak lima orang WBP diterjunkan langsung untuk mengelola area pertanian di kebun luar Lapas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIT ini diawali dengan apel kesiapan di Pos Karupam. Pengawasan ketat dilakukan langsung oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) beserta staf untuk memastikan seluruh prosedur keamanan dan teknis kerja terpenuhi sebelum WBP beraktivitas di lapangan.

Fokus Perawatan dan Ketahanan Pangan

Pembinaan kali ini difokuskan pada perawatan rutin di area Kebun Samping dan Kebun Belakang. Para warga binaan melakukan penyiraman serta pembersihan gulma guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman. Selain menjaga ekosistem lahan, kegiatan ini merupakan persiapan intensif menjelang masa panen jagung.

Kalapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi keterampilan bagi masa depan warga binaan.

“Melalui aktivitas ini, WBP tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga dibekali keterampilan praktis. Pertanian adalah sektor potensial yang sangat mudah diterapkan saat mereka kembali ke masyarakat nanti,” ujar Donni.

Dampak Positif dan Pertanggungjawaban

Selain bertujuan membangun disiplin dan rasa tanggung jawab, program ini selaras dengan misi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan. Hasil dari perkebunan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan internal.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan pengawasan optimal dari petugas. Sebagai bentuk transparansi dan tertib administrasi, laporan kegiatan ini telah diteruskan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara.

Melalui kemandirian di bidang pertanian, Lapas Tobelo berharap para WBP memiliki kepercayaan diri dan modal keterampilan yang nyata untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.