BWS Sumatera I Percepat Pemasangan Bronjong Tanggap Darurat Aceh Tenggara

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

BWS Sumatera I Percepat Pemasangan Bronjong Tanggap Darurat Aceh Tenggara

Kamis, 12 Februari 2026


Aceh Publish | Aceh Tenggara, 9/2 — Pekerjaan pemasangan bronjong sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat bencana terus berlangsung di Desa Prapat Hulu, Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan dalam mengurangi potensi kerusakan tebing sungai akibat bencana tahun lalu. Proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik rawan longsor dan erosi. Hingga awal Februari, tim masih bekerja intensif untuk mempercepat penyelesaian konstruksi. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan perlindungan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.


Kegiatan dimulai pada 3 Februari 2026 melalui pekerjaan awal pemasangan bronjong oleh tim lapangan. BWS Sumatera I bersama Hutama Karya (HK) berkolaborasi dalam pelaksanaan pekerjaan teknis di lokasi terdampak. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen percepatan penanganan pascabencana yang telah direncanakan sebelumnya. Persiapan material dan penyesuaian area kerja dilakukan untuk memastikan proses berjalan efektif.


Memasuki 4 Februari 2026, kegiatan perakitan dan pemasangan bronjong (gabion) mulai dilaksanakan secara penuh. Tim teknis melakukan penyusunan kerangka bronjong serta pengisian batu sesuai standar konstruksi pengamanan tebing. Pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi arus dan stabilitas tanah di sekitar lokasi. Koordinasi antar tim lapangan terus diperkuat guna menjaga kualitas pekerjaan. Selain itu, pengawasan teknis dilakukan secara berkala untuk memastikan pemasangan berjalan sesuai rencana. Kegiatan ini juga melibatkan dukungan peralatan berat untuk mempercepat proses instalasi.


Hingga 8 Februari 2026, progres pemasangan bronjong masih terus berjalan di sejumlah titik prioritas. Pekerjaan difokuskan pada area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gerusan air. Tim lapangan bekerja secara bergantian untuk menjaga keberlanjutan proses konstruksi. Cuaca dan kondisi lapangan menjadi faktor yang terus dipantau selama pengerjaan berlangsung. Upaya percepatan dilakukan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal


Pekerjaan pemasangan bronjong di Desa Prapat Hulu diperkirakan selesai dalam waktu dua minggu ke depan. Dengan rampungnya pekerjaan ini, diharapkan risiko kerusakan tebing dan ancaman banjir susulan dapat diminimalkan. Pemerintah melalui unit teknis terkait menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan fungsi pengamanan sungai. Selain itu, masyarakat diharapkan turut menjaga area yang telah diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.