Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak di Simpang Tiga, Pidie

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak di Simpang Tiga, Pidie

Minggu, 22 Februari 2026

Aceh Publish | Sigli – Wujud kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (22/2/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan membantu memulihkan semangat dan keceriaan anak-anak melalui pendekatan edukatif dan rekreatif. 


Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa STIK menghadirkan berbagai permainan interaktif, cerita motivasi serta edukasi ringan yang dikemas secara menyenangkan.


Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang anak, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman di tengah lingkungan sosial mereka.


“Kami ingin menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi anak-anak, membangun kembali rasa percaya diri serta menumbuhkan semangat dan optimisme mereka. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.


Suasana penuh keceriaan terlihat saat anak-anak mengikuti berbagai permainan dan sesi motivasi. Tawa dan antusiasme mereka menjadi gambaran bahwa pendekatan humanis yang dilakukan mampu menciptakan kedekatan emosional antara mahasiswa STIK dan masyarakat.


Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada anak-anak di wilayah Kecamatan Simpang Tiga. 


Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.


Melalui kegiatan trauma healing ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menunjukkan komitmen dalam mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.