Aceh Publish | Meulaboh – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus mendukung terciptanya kota layak anak, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Barat kembali mengaktifkan sejumlah halte bus sekolah di wilayah Kota Meulaboh.
Kepala Dishub Aceh Barat, Erdian Mourny, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang menyasar seluruh elemen masyarakat, dengan prioritas awal pada kalangan pelajar.
“Untuk tahap awal, kami fokus pada anak sekolah.
Saat ini sudah ada beberapa zona selamat sekolah yang disiapkan, yakni di Jalan Manekroo, kawasan Lapang, serta di Jalan Nasional tepatnya di depan SD Negeri 15,” ujar Erdian, Selasa (28/4/2026).
Sebagai langkah awal, Dishub melakukan pembersihan dan penataan halte bus sekolah agar lebih nyaman dan menarik bagi para pelajar. Erdian menegaskan bahwa fasilitas yang bersih dan layak akan mendorong minat siswa untuk beralih menggunakan transportasi umum.
“Hari ini kita mulai dengan membersihkan halte-halte bus agar bisa digunakan dengan nyaman oleh anak sekolah,” katanya.
Setelah proses pembersihan selesai, Dishub akan melanjutkan dengan penyusunan rute bus sekolah yang direncanakan mulai dipersiapkan pada pekan depan. Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan siswa terhadap kendaraan pribadi.
“Ke depan, kami ingin anak-anak sekolah beralih secara bertahap dari kendaraan pribadi ke bus sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dishub juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait untuk mengimbau siswa agar tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi. Para orang tua pun diharapkan dapat mendukung program ini dengan mengantar anak ke halte terdekat, bukan langsung ke sekolah.
“Jika memang harus mengantar, kami minta agar tidak memarkirkan kendaraan di area zona aman sekolah demi menghindari kemacetan dan meningkatkan keselamatan,” tambah Erdian.
Program ini juga merupakan bagian dari gerakan kebersihan dan keindahan kota (Asri) yang digagas oleh pemerintah daerah, sejalan dengan instruksi Bupati dan Wakil Bupati untuk melaksanakan gotong royong setiap hari Selasa.
Selain meningkatkan keselamatan berlalu lintas, langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya Aceh Barat dalam mewujudkan kota yang ramah anak serta mendukung pencapaian penghargaan Adipura.
“Ini bagian dari komitmen bersama untuk membangun kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua, khususnya anak-anak,” tutup Erdian.
Komentar