Diduga Dianiaya di Sekolah, Murid SD Nagan Raya Kritis Masuk ICU

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Diduga Dianiaya di Sekolah, Murid SD Nagan Raya Kritis Masuk ICU

Selasa, 05 Mei 2026

 


Aceh Publish | Nagan Raya – Seorang siswi kelas 2 SD di Kabupaten Nagan Raya harus dirawat intensif di ruang ICU usai diduga menjadi korban kekerasan oleh teman sebayanya. Korban berinisial S, 8 tahun, merupakan murid kelas 2B SD Negeri 1 Seumayam.

Dugaan penganiayaan itu terjadi Jumat, 1 Mei 2026, di lingkungan SD Negeri 1 Seumayam, Desa Seumayam Serbajadi, Kecamatan Darul Makmur. Peristiwa berlangsung di luar jam pelajaran sekolah.

Saat pulang ke rumah, S terlihat sangat lemah dan mengeluh kesakitan. Ia mengaku kepada orang tuanya telah dipukuli oleh siswa lain di area sekolah.

Keluarga langsung membawa S berobat. Awalnya ia ditangani di RS Kesrem Ujung Karang. Kondisinya memburuk sehingga dirujuk ke RSUD SIM Ujung Patihah.

Karena membutuhkan perawatan lanjutan, S kemudian dirujuk lagi ke RSUD Zainal Abidin, Banda Aceh. Sampai saat ini S masih tidak sadarkan diri dan dirawat di ruang ICU. Tim dokter menyebut ada kerusakan serius pada organ dalam korban.

Pihak keluarga menyebut sudah melapor ke instansi terkait. Namun mereka menyayangkan sikap sekolah yang belum memberikan klarifikasi apa pun.

“Kejadian di sekolah, anak kami yang jadi korban. Tapi sekolah seolah diam. Kami hanya minta tanggung jawab dan penjelasan,” ujar keluarga korban.

Kasus ini memicu keresahan orang tua murid lain. Beberapa wali siswa khawatir dengan keamanan dan pola pergaulan di SD Negeri 1 Seumayam. Seluruh keterangan itu masih perlu pembuktian lebih lanjut.

Keluarga korban dan warga meminta Dinas Pendidikan Nagan Raya, pengawas sekolah, serta aparat berwenang segera turun tangan. Tujuannya memastikan fakta kejadian dan menjamin sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi anak.

“Kami tidak mau ada anak lain bernasib sama. Sekolah harus aman,” tegas salah satu warga.

Sampai berita ini diturunkan, redaksi belum mendapat tanggapan resmi. Kepala SD Negeri 1 Seumayam, wali kelas 2B, dan Dinas Pendidikan Nagan Raya belum merespons upaya konfirmasi.

Laporan ini disusun berdasarkan keterangan keluarga korban serta data yang masih dalam tahap verifikasi. Redaksi tetap memegang prinsip keberimbangan dan memberi ruang hak jawab untuk semua pihak.