Aceh Publish | KOTA JANTHO – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., bersama tim melakukan verifikasi kelayakan Kecamatan Kuta Baro sebagai calon tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjamin kesiapan berbagai aspek teknis dan nonteknis guna mendukung penyelenggaraan MTQ yang berkualitas, tertib, dan sukses.
Verifikasi dilakukan dengan meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi arena utama maupun arena cabang perlombaan. Tim juga memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung, aksesibilitas, fasilitas parkir, akomodasi bagi kafilah, hingga kesiapan panitia kecamatan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Kepala DSI Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa proses verifikasi merupakan tahapan penting sebelum ditetapkan lokasi penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten. Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan agar seluruh kebutuhan pelaksanaan dapat terpenuhi secara maksimal sehingga memberikan kenyamanan bagi peserta, dewan hakim, tamu undangan, maupun masyarakat yang hadir.
“Verifikasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa kecamatan yang ditunjuk sebagai tuan rumah benar-benar memiliki kesiapan yang memadai. Kami ingin MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Besar terlaksana dengan baik, tertib, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta,” ujar Rusdi.
Ia menjelaskan, penilaian tidak hanya fokus pada kondisi fisik lokasi, tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, dukungan pemerintah kecamatan, serta partisipasi masyarakat. Seluruh elemen tersebut menjadi indikator penting dalam menentukan kelayakan tuan rumah.
Menurut Rusdi, Kecamatan Kuta Baro memiliki potensi yang cukup baik untuk menjadi penyelenggara MTQ. Selain memiliki akses yang mudah dijangkau, wilayah tersebut juga didukung fasilitas umum yang memadai serta antusiasme pemerintah kecamatan dan dalam masyarakat mendukung syiar Islam melalui penyelenggaraan MTQ.
“Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari pemerintah kecamatan beserta seluruh unsur pendukungnya. Tentunya masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, namun secara umum kesiapan yang dilakukan sangat baik dan menjadi modal penting apabila kelak ditetapkan menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Rusdi menambahkan bahwa hasil verifikasi akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menetapkan lokasi penyelenggaraan MTQ. Apabila masih terdapat kekurangan, kami akan memberikan masukan agar dapat segera ditindaklanjuti sebelum pelaksanaan kegiatan.
Lebih lanjut, ia berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kecintaan terhadap masyarakat Al-Quran.
“MTQ bukan sekedar lomba. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk semakin mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap setiap pelaksanaan MTQ memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi Qurani di Aceh Besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, SE, MM, menyatakan kesiapannya mendukung seluruh tahapan persiapan jika dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Besar. Berbagai fasilitas yang diperlukan akan dipersiapkan melalui koordinasi bersama pemerintah kabupaten, unsur Forkopimcam, perangkat gampong, serta masyarakat.
Ia menjelaskan, tim verifikasi telah memberikan sejumlah catatan teknis yang perlu menjadi perhatian panitia daerah, di antaranya penyempurnaan tata letak arena, pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung, kesiapan fasilitas kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga penguatan sistem keamanan dan kenyamanan peserta.
“Ada beberapa hal yang menjadi masukan, insya Allah Kuta Baro siap menjadi tuan rumah MTQ tongkat Aceh Besar tahun ini,” katanya optimis
Pelaksanaan verifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Syariat Islam untuk menghadirkan penyelenggaraan MTQ yang semakin profesional, berkualitas, dan mampu menjadi media pembinaan syiar Islam ditengah masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Besar nantinya dapat berlangsung sukses, melahirkan qari dan qariah terbaik, serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh Besar.
Komentar