APBA 2026 Mulai Direalisasikan, Pemerintah Aceh Genjot Pemulihan Ekonomi Daerah

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

APBA 2026 Mulai Direalisasikan, Pemerintah Aceh Genjot Pemulihan Ekonomi Daerah

Rabu, 18 Februari 2026


Aceh Publish | Banda Aceh – Pemerintah Aceh memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 resmi mulai direalisasikan. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan serta mendorong pemulihan ekonomi daerah.


Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa sejak APBA 2026 ditetapkan pada 12 Februari lalu, seluruh proses telah memasuki tahap pelaksanaan. Saat ini, setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mulai menyiapkan dokumen serta menjalankan kegiatan sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing.


“Iya benar, APBA 2026 mulai direalisasikan. Semua SKPA saat ini mulai persiapan dokumen dan pelaksanaan realisasi anggaran sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing,” ujar Muhammad MTA dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026) malam.


Salah satu bentuk konkret realisasi anggaran tersebut adalah pelaksanaan pasar murah yang digelar di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh atas instruksi Gubernur Aceh beberapa hari lalu.


Menurut Muhammad MTA, pasar murah tersebut menjadi langkah awal pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan.


“Pelaksanaan pasar murah seluruh Aceh yang digelar oleh Disperindag Aceh atas instruksi Gubernur beberapa hari lalu, itu salah satu bentuk realisasi APBA yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Aceh,” lanjutnya.


Selain itu, Gubernur Aceh juga telah menginstruksikan seluruh SKPA untuk mempercepat realisasi anggaran agar perputaran ekonomi di berbagai sektor segera bergerak. Percepatan ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan layanan publik.


Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota, di bawah pengawasan Pemerintah Pusat, terus melakukan berbagai langkah strategis dalam pemulihan pascabencana. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah serta mewujudkan Aceh yang lebih tangguh dan bangkit dari berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.