PW IWO Aceh Hadir di Agenda Mendagri, Dorong Kolaborasi Media dan Pemerintah

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

PW IWO Aceh Hadir di Agenda Mendagri, Dorong Kolaborasi Media dan Pemerintah

Selasa, 07 April 2026


Aceh Publish | Banda Aceh – Sejumlah anggota Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Aceh menghadiri undangan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sebuah kegiatan resmi yang berlangsung di Banda Aceh, Selasa (6/4/2026).


Kehadiran rombongan PW IWO Aceh tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, bersama sejumlah pengurus dan anggota lainnya.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari agenda membantu perkembangan kembali Rekon Pasca banjir di Provinsi Aceh guna memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.


Selain itu, acara tersebut juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi termasuk insan pers.


PW IWO Aceh hadir sebagai media representasi online yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat.


Dalam kesempatan itu, para anggota PW IWO Aceh tampak mengenakan seragam organisasi berwarna biru, mencerminkan kekompakan dan identitas kelembagaan mereka.


Acara yang berlangsung di hotel The Pade, Banda Aceh, tampak seluruh hadirin khidmat dalam suasana formal namun tetap hangat dan penuh keakraban.


Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun komunikasi yang baik dengan media.


Ia menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat diperlukan untuk menciptakan informasi iklim yang sehat dan transparan.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Dirjen Adwil Safrizal dalam arahannya mengirimkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan media.


Ia juga mengapresiasi kontribusi wartawan dalam mengawal pembangunan serta menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat luas.


Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi singkat mengenai berbagai isu strategis, termasuk pembangunan daerah dan peran media di era digital.


Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang mempererat hubungan antara pemerintah dan insan pers di Aceh.