Kemenag Kota Banda Aceh Salurkan Santunan Rp415 Juta kepada 830 Anak Yatim, Piatu, dan Penyandang Disabilitas

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Kemenag Kota Banda Aceh Salurkan Santunan Rp415 Juta kepada 830 Anak Yatim, Piatu, dan Penyandang Disabilitas

Minggu, 28 Juni 2026

 


Aceh Publish | Banda Aceh – Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh turut menyukseskan pelaksanaan Lebaran Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Bulan Wakaf Muharram 1448 Hijriah yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (25/6/2026). 

Kegiatan bertema "Berbagi Cinta, Menguatkan Kepedulian, Mengokohkan Umat" ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), yang dipusatkan secara daring dari Aula H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Banda Aceh menyalurkan santunan kepada 830 anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas dengan nilai bantuan Rp500.000 per orang. Total dana yang disalurkan mencapai Rp415.000.000, yang bersumber dari infak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kota Banda Aceh melalui Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS).

Ketua UPZIS Kemenag Kota Banda Aceh, Syarifah Zaitunsari, S.Pd.I., M.Ed., menjelaskan bahwa penerima bantuan terdiri atas 60 orang di lingkungan Kantor Kemenag Kota Banda Aceh, 90 orang di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA), 200 orang di Madrasah Aliyah (MA), 230 orang di Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 250 orang di Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan melalui transfer langsung ke rekening penerima berdasarkan data yang telah diverifikasi. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta dapat diterima secara langsung oleh anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Kusnadi, S.Ag., M.A., kepada para penerima manfaat yang diwakili oleh kepala madrasah dan kepala KUA.

Dalam sambutannya, Kusnadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kota Banda Aceh yang secara konsisten menunaikan infak rutin sehingga program santunan ini dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, kepedulian ASN merupakan wujud nyata semangat berbagi yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas, khususnya dalam menyambut datangnya bulan Muharram yang penuh keberkahan. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi budaya di lingkungan Kementerian Agama," ujar Kusnadi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Umar, S.Ag., perwakilan Kasi Pendidikan Madrasah M. Dinar, S.Ag., M.Pd., Kasi Pendidikan Agama Islam Muhammad Haekal, S.E., para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah, Ketua IPARI, Ketua APRI, serta Ketua Pokjawas PAI dan Madrasah.

Melalui momentum Lebaran Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Bulan Wakaf Muharram 1448 H, Kementerian Agama Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa sinergi dan kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan serta kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.