Bangun Kecintaan pada Al-Qur’an, Warga Binaan Rutan Mamuju Belajar Iqra dan Tajwid

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Bangun Kecintaan pada Al-Qur’an, Warga Binaan Rutan Mamuju Belajar Iqra dan Tajwid

Selasa, 08 September 2026


Mamuju, 9 September 2026 — Menanamkan nilai-nilai keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal tersebut diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju melalui kegiatan pembelajaran membaca Al-Qur’an, mulai dari Iqra hingga Tajwid, yang digelar di Masjid At-Taubah Rutan Mamuju, Rabu (9/9).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut diikuti oleh seluruh Warga Binaan beragama Islam. Dalam kegiatan ini, para WBP mendapatkan pendampingan langsung dari Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI).

Pembelajaran diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. Bagi warga binaan yang masih berada pada tahap dasar, pembelajaran difokuskan pada Iqra. Sementara itu, peserta yang telah memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an mendapatkan pembelajaran Tajwid untuk meningkatkan ketepatan dan kefasihan dalam membaca Al-Qur’an.

Suasana pembelajaran berlangsung dengan penuh antusias. Para penyuluh agama tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi dan membimbing warga binaan secara langsung sehingga setiap peserta dapat mengikuti pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuannya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian Rutan Mamuju dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan selama warga binaan menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara Rutan Mamuju dan Kemenag Kabupaten Mamuju melalui para Penyuluh Agama Islam.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para Penyuluh Agama Islam Kemenag Mamuju yang secara konsisten memberikan pembinaan keagamaan kepada warga binaan. Pembelajaran Iqra dan Tajwid ini bukan hanya tentang kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas spiritual warga binaan,” ujar Sudirman.

Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran diri, memperkuat karakter, serta mendorong warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.

Melalui kolaborasi bersama Kemenag Kabupaten Mamuju dan IPARI, Rutan Mamuju berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada perubahan positif.