Turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Drs. Reza Fahlevi, M.Si., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi, AP dan Camat Lhoknga, Zayadinur, S.STP
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung potensi wisata yang dikembangkan masyarakat Gampong Nusa. Desa Wisata Nusa dikenal tidak hanya memiliki potensi alam, tetapi juga mengandalkan kekuatan budaya, seni, serta aktivitas masyarakat sebagai bagian dari daya tarik wisata.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik perhatian Kementerian Pariwisata terhadap pengembangan desa wisata. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat pengelolaan destinasi sekaligus meningkatkan manfaat sektor pariwisata bagi masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar, H. M. Ali, S.Sos., M.Si., mengatakan Pemkab Aceh Besar terus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat. Menurutnya, dukungan dan kolaborasi lintas pihak diperlukan agar desa wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat menyambut baik kunjungan Wakil Menteri Pariwisata. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi desa wisata, terutama melalui penguatan SDM, sarana dan prasarana, serta promosi agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Saat mengunjungi Desa Wisata Nusa, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengatakan potensi wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam seperti pantai dan air terjun, tetapi juga pengalaman berbasis budaya dan aktivitas masyarakat yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Desa wisata memiliki kekuatan budaya dan seni yang menjadi daya tarik wisatawan. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, dan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung melalui berbagai program Wonderful Indonesia,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan desa wisata dengan memberikan dukungan melalui berbagai program, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta penguatan sarana dan prasarana.
“Sekali lagi, mudah-mudahan semangat ini terus terjaga. Kita juga selalu menyiapkan program untuk teman-teman Desa Wisata, mulai dari pelatihan SDM, penguatan sarana dan prasarana, maupun program lainnya sesuai aspirasi dari teman-teman Desa Wisata,” ujarnya.
Selain penguatan SDM dan infrastruktur, Kementerian Pariwisata juga mendorong peningkatan promosi, penguatan atraksi, serta pengembangan dan penjualan paket wisata agar potensi desa wisata dapat memberikan pengalaman yang menarik bagi wisatawan.
“Dan sebenarnya kami fokus pada bagaimana kualitas SDM, kemudian promosi. Promosi juga kita punya, platform-platform untuk promosi teman-teman di Desa Wisata. Terus kemudian penguatan atraksinya dan penjualan-penjualan paket wisata, itu juga kita lakukan. Salah satunya melalui BBWI (Bangga Berwisata di Indonesia),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pariwisata Gampong Nusa, Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Menteri Pariwisata ke Desa Wisata Nusa. Ia berharap perhatian dan dukungan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan desa wisata agar semakin maju, mandiri, serta mampu memperkuat kerja sama dengan pemerintah.
“Yang pertama kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu yang telah mengunjungi Kampong Nusa di Desa Wisata Nusa. Semoga dengan adanya kunjungan Ibu, Desa Wisata Nusa lebih maju lagi, menjadi desa yang mandiri. Kemudian juga kita terus bisa berkolaborasi, bisa saling bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata,” ujarnya.
Komentar