Sulap Lahan Brandgang Jadi Kebun Sawi, Rutan Majene Diberi Apresiasi Kakanwil Ditjenpas Sulbar

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Sulap Lahan Brandgang Jadi Kebun Sawi, Rutan Majene Diberi Apresiasi Kakanwil Ditjenpas Sulbar

Senin, 05 Oktober 2026


MAJENE – Terobosan produktif dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene dengan menyulap area pengamanan atau brandgang menjadi lahan perkebunan sawi dan bibit sayuran. Inovasi pemanfaatan lahan ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat, Said Mahdar, saat melakukan peninjauan lokasi pada Selasa (6/10/2026).

Area sterilisasi yang semula pasif kini dioptimalkan menggunakan media tanah untuk membudidayakan sawi, terong, cabai, serta berbagai bibit sayuran. Seluruh proses perawatan dikelola secara rutin oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah pendampingan ketat petugas rutan.

Dalam peninjauannya, Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Said Mahdar, menyampaikan rasa bangganya atas kreativitas jajaran Rutan Majene yang mampu menyulap area terbatas menjadi lahan hijau bernilai ekonomis dan edukatif.

"Pemanfaatan area brandgang untuk budidaya sawi dan tanaman sayuran ini merupakan bentuk kreativitas yang sangat positif. Selain mendukung kemandirian pangan, kegiatan bercocok tanam ini menjadi sarana pembekalan keterampilan agribisnis yang nyata bagi warga binaan sebagai modal saat kembali ke masyarakat," ujar Said Mahdar.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy J. Thenu, menjelaskan bahwa pengelolaan kebun ini ditujukan untuk membangun etos kerja sekaligus meningkatkan kualitas gizi para warga binaan.

"Inovasi penanaman sayuran di area brandgang ini merupakan upaya efisiensi lahan agar memiliki nilai edukatif dan manfaat nyata. Hasil panennya difungsikan untuk menambah variasi asupan gizi bahan makanan warga binaan sekaligus melatih etos kerja serta kedisiplinan mereka," terang Christy.

Peninjauan berlangsung tertib dan kondusif. Melalui program pembinaan kemandirian berbasis pertanian ini, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat terus mendorong seluruh jajaran jajaran unit pelaksana teknis untuk menghadirkan inovasi produktif yang memberikan dampak nyata bagi pembinaan warga binaan.