Aceh Publish | Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan edukasi mitigasi banjir di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Bireuen sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Program ini bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman mengenai penyebab banjir, dampaknya, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa KKN menyampaikan materi menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain pemaparan materi, para peserta juga diajak berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta mengikuti berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka tentang mitigasi banjir.
Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam setiap sesi, berani mengemukakan pendapat, serta menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Suasana belajar yang komunikatif membuat materi mitigasi bencana lebih mudah dipahami sekaligus meningkatkan minat siswa untuk menjaga lingkungan.
Salah seorang mahasiswa KKN USK, Nur Anisa Siregar, mengatakan bahwa edukasi mitigasi bencana sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang tangguh dan sadar akan pentingnya keselamatan serta kelestarian lingkungan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami penyebab banjir, tetapi juga mengetahui cara mengurangi risiko bencana melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Pengetahuan ini diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka di masa mendatang," ujar Nur Anisa Siregar.
Pihak MIN 27 Bireuen menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi mitigasi bencana sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN USK menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Edukasi mitigasi banjir menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan, tanggap menghadapi potensi bencana, serta siap berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan.
Komentar