Lapas Perempuan Mamuju Tampilkan Karya Terbaik Warga Binaan pada Pameran PIPAS Sulawesi Barat

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Lapas Perempuan Mamuju Tampilkan Karya Terbaik Warga Binaan pada Pameran PIPAS Sulawesi Barat

Sabtu, 25 Juli 2026


Aceh Publish | Mamuju – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju turut ambil bagian dalam pameran yang diselenggarakan dalam rangka Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sulawesi Barat di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju, Sabtu (25/7). Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Perempuan Mamuju dalam mengembangkan potensi dan kreativitas warga binaan melalui program pembinaan kemandirian.

Berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan ditampilkan pada stan pameran, mulai dari aneka produk olahan UMKM hingga kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika dan nilai jual. Produk-produk tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para tamu undangan serta anggota PIPAS yang hadir, mencerminkan kualitas pembinaan yang terus ditingkatkan oleh Lapas Perempuan Mamuju.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Reva Shilvia Devi, mengatakan bahwa pameran ini bukan hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri dan memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

"Pameran ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami laksanakan mampu melahirkan karya-karya yang berkualitas dan bernilai ekonomis. Di balik tembok lapas, warga binaan terus belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap hasil karya mereka semakin dikenal luas dan mampu membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan," ujar Reva.

Keikutsertaan dalam pameran ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian warga binaan. Melalui berbagai pelatihan yang diberikan secara berkesinambungan, warga binaan dibekali kemampuan yang dapat menjadi modal berharga saat menjalani reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain menjadi sarana promosi produk, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Barat dalam mendukung pembinaan yang lebih produktif dan humanis. Antusiasme pengunjung terhadap berbagai produk yang dipamerkan menjadi motivasi bagi Lapas Perempuan Mamuju untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hasil karya warga binaan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas III Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, tidak hanya dalam membentuk karakter warga binaan, tetapi juga menciptakan individu yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosialnya.