Wabup Syukri Donor Darah Pada Peringatan HAN dan HARGANAS 2026

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Wabup Syukri Donor Darah Pada Peringatan HAN dan HARGANAS 2026

Senin, 27 Juli 2026


KOTA JANTHO - Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri A Jalil dan para ASN jajaran Pemkab Aceh Besar melakukan pemeriksaan kesehatan dan donor darah pada puncak peringatan Hari Anak Nasional ke 42 & HARGANAS KE-33, di Kantor Bupati, Kota Jantho, Senin (27/07/2026).

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh segenap Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan Aparatur Sipi Negara dilingkup Pemkab Aceh Besar, setelah sebelumnya mengikuti Upacara bersama pelajar dan penyuluh Keluarga Berencana di halaman Kantor Bupati Aceh Besar.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati mengingatkan bahwa kita sedang berada di jendela peluang historis: Bonus Demografi. “Untuk itu, transformasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak boleh ditunda, dan tidak dimulai dari bangku sekolah atau dunia kerja, melainkan dari dalam rahim ibu dan pengasuhan keluarga. Untuk mengapitalisasi bonus demografi tersebut, kita harus memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga,” ujar Syukri.

Pilar yang pertama, yaitu Kesehatan, berarti penuntaskan stunting. “Anak yang terhambatnya perkembangan otaknya akan kesulitan bersaing di era kecerdasan buatan. Maka, menyediakan nutrisi di 1000 Hari Pertama Kehidupan harus menjadi gerakan nasional di setiap dapur keluarga,” terangnya.

Sementara Pilar Kedua, yaitu Pendidikan Karakter, dengan menjadikan rumah sebagai madrasah abad 21. Di mana ditanamkan integritas, kejujuran, dan kedisiplinan untuk mencetak manusia adaptif dan kolaboratif.

Pilar Ketiga, yaitu Ketahanan Mental. Jadilah pelabuhan emosional yang stabil di tengah era yang penuh tekanan, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Mari kita bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia di tengah tantangan era VUCA ini, agar kita siap memetik buah manis Bonus Demografi dan mewujudkan impian besar Indonesia Emas 2045, tutup Syukri.