Majene, 11 Agustus 2026 — Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan lahan produktif. Kali ini, Rutan Kelas IIB Majene melaksanakan kegiatan penanaman cabai di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dihadiri langsung oleh Bupati Majene pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Rutan Kelas IIB Majene dengan Pemerintah Kabupaten Majene, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Majene bersama Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, beserta jajaran melakukan penanaman bibit cabai secara simbolis di area lahan SAE Rutan Kelas IIB Majene.
Penanaman cabai ini merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Majene dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya penguatan ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk implementasi Program AKSI Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang Ketahanan Pangan.
Kehadiran Bupati Majene secara langsung memberikan energi positif sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program pembinaan yang dilaksanakan Rutan Kelas IIB Majene. Pemanfaatan lahan SAE sebagai lahan pertanian produktif tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan keterampilan bagi warga binaan.
Melalui kegiatan pertanian tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman praktis dalam mengelola lahan, melakukan perawatan tanaman, hingga memahami proses budidaya komoditas pertanian. Dengan demikian, pembinaan kemandirian diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Majene menyampaikan bahwa optimalisasi lahan SAE akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengembangkan berbagai komoditas pertanian yang memiliki nilai manfaat dan potensi ekonomi.
“Pemanfaatan lahan SAE merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan pembinaan yang produktif kepada warga binaan. Melalui sektor pertanian, kami ingin membangun keterampilan, kemandirian, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Majene.
Ia menambahkan, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Majene menjadi modal penting dalam memperkuat pelaksanaan program pembinaan dan ketahanan pangan di Rutan Kelas IIB Majene.
“Kami berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Majene dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai program pembinaan di Rutan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” lanjutnya.
Kegiatan penanaman cabai berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan berjalan aman, tertib, serta lancar. Ke depan, tanaman cabai yang telah ditanam akan dilakukan pemeliharaan dan monitoring secara berkelanjutan dengan melibatkan warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan kemandirian.
Selain tanaman cabai, lahan SAE Rutan Kelas IIB Majene juga akan terus dioptimalkan untuk pengembangan komoditas pertanian lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lahan produktif yang berkelanjutan sekaligus menjadi wadah bagi warga binaan untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pembinaan di Rutan bukan sekadar menjalankan proses pemasyarakatan, tetapi juga menghadirkan ruang untuk belajar, berkarya, dan membangun kemandirian. Dengan dukungan pemerintah daerah dan sinergi lintas sektor, Rutan Kelas IIB Majene berkomitmen terus menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berdampak positif bagi warga binaan serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Majene.
Komentar