Perkuat Layanan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Buka Mentoring Pegawai Pos Bapas

Iklan Semua Halaman

Akurat, Objektif dan Terpercaya, Mengungkap Hal-Hal Yang Menarik dan Sesuai Fakta

Perkuat Layanan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Buka Mentoring Pegawai Pos Bapas

Rabu, 16 September 2026


MAMUJU — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pembukaan kegiatan Mentoring Penguatan Pemahaman Tugas dan Fungsi Pegawai Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang digelar secara virtual dari Kantor Wilayah Ditjenpas Sulbar, Kamis (17/9/2026).

Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Barat, Said Mahdar, serta diikuti oleh seluruh jajaran pegawai yang ditugaskan di Pos Bapas pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Barat.

Dalam arahannya, Said Mahdar menegaskan bahwa penguasaan tugas dan fungsi (tukin) secara mendalam merupakan pondasi utama dalam menjalankan fungsi pembimbingan kemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.

“Kegiatan mentoring ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih kuat kepada para pegawai mengenai tugas dan fungsi yang diemban, sehingga pelaksanaan tugas di Pos Bapas dapat berjalan secara optimal, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Said Mahdar.

Selain sebagai sarana edukasi, agenda ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpetugas di lapangan. Langkah ini diyakini mampu mendorong efektivitas integrasi layanan Bapas di setiap wilayah UPT.

Sebagai bentuk apresiasi dan pengembangan karir aparatur, para peserta juga diarahkan untuk melakukan pendaftaran mandiri melalui aplikasi PK Bangkom Kemenimipas guna memperoleh sertifikat kompetensi resmi.

Melalui agenda penguatan kapasitas ini, Kanwil Ditjenpas Sulbar optimis kinerja pelayanan dan pembimbingan kemasyarakatan di wilayah Sulawesi Barat akan semakin berdampak positif bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.